HOME ECONOMY & BUSINESS FOREX COMMODITY INDEX & OPTIONS IDX STOCK  INVESTMENT PORTFOLIO BONDS & MUTUAL BANKING & INSURANCE PROPERTY
Property Home News Column Knowledge Ask to Experts Recommended Gallery
Property News

Melambungnya Harga Bungalow di Singapura
Rabu, 16 Mei 2012 18.05 WIB

PT KAI Akan Bangun Mal, Hotel, dan Apartemen
Rabu, 16 Mei 2012 11:56 WIB

Wilayah Favorit Rumah Mewah Bekas Di Jakarta
Rabu, 16 Mei 2012 09.44 WIB

Indonesia Harus Bebaskan Orang Asing Beli Properti
Selasa, 15 Mei 2012 17:30 WIB

Pertumbuhan KPR Terlalu Tinggi Picu Risiko Kredit
Selasa, 15 Mei 2012 15.42 WIB

Harga Jual Lahan Naik 12,5% Selama Triwulan I-2012
Selasa, 15 Mei 2012 08:00 WIB

Beberapa Properti Komersial Alami Kenaikan Tarif Sewa
Selasa, 15 Mei 2012 07:53 WIB

Kenaikan Harga Rumah Mewah Jakarta Tertinggi di Asia Pasifik
Senin, 14 Mei 2012 17.25 WIB

IPHI Bali Beli 12 Kondotel Menara Haji
Senin, 14 Mei 2012 17.00 WIB

Pasar Festival Disulap Bakrie Jadi Plaza Festival
Minggu, 13 Mei 2012 11:45 WIB

- INDEKS ARTIKEL -
BSD Garap Pasar Properti Perkantoran di Serpong
Jumat, 03 Februari 2012 10:31 WIB
(Vibiznews-Property)PT Bumi Serpong Damai Tbk terus menggarap pasar properti perkantoran di Serpong, Tangerang. Perseroan siap bangun 11 gedung perkantoran dengan nilai investasi Rp 1-1,5 triliun.

Demikian disampaikan Direktur dan Corporate Secretary Hermawan Wijaya di Jakarta, Kamis (2/2/2012).

"Kita sudah start dari gedung yang kita tempati sendiri. Rencananya akan 11 gedung di lahan kita. Satu gedung sekitar Rp 150 miliar. Jadi total bisa Rp 1 triliun-Rp 1,5 triliun," katanya.

Ia menjelaskan, kawasan Serpong punya prospek cerah untuk lokasi perkantoran. Terlebih ada pergeseran perkantoran dari TB Simatupang ke arah Serpong, dengan adanya akses tol JORR (Jakarta Outer Ring Road).

"Cukup potensial. Dimana pada TB Simatupang ingin ekspansi namun lahan yang terbatas," tuturnya.

Nantinya perkantoran-perkantoran yang dibangunan tidak lebih dari lima lantai dengan konsep green building. Perkantoran ini akan disewakan kepada perusahaan, dan harapannya memperbesar porsi recurring income menjadi 20%.

"Saat ini juga sudah 80:20, namun pertumbuhan penjualan residensial sangat tinggi. Kita ingin juga percepat di recurring," tuturnya.


(ude/UDE/dtc-vbn)
Berita Terkait :
ADVERTISING | OUR LINK | GLOSSARY | DISCLAIMER | PRIVACY POLICY | ABOUT US
Copyright © 2006 - 2011 Vibiz Media, Powered by Jafam-ICT.com
Partners: lepmida.com - vibizlearning.com - vibizconsulting.com - vibizportal.com - beritadaerah.com - vibizmanagement.com - visijobs.com - shoppingandnews.com - ictfiles.com